Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Adi Putra, Selasa (18/5/2021).
Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang, AKP M Adi Putra, Selasa (18/5/2021). ( Bangkapos.com/ Anthoni Ramli)

Kasatreskrim Ungkap Kabar Oknum Polisi Diduga Memerkosa Tahanan Wanita Kasus Narkoba

12 Agustus 2021 06:09 WIB

"Kita akan selidiki UU ITE-nya, saya berharap rekan-rekan media bisa mempertimbangkan fakta kebenaran dan unsur jurnalistik dalam memberikan informasi kepada masyarakat," ujar Kasat Reskrim.

Ia menyebutkan, kata-kata perkosa merupakan penggiringan opini publik berita bohong dan diviralkan sehingga menimbulkan kegaduhan.

Dalam pasal 285 KUHP, yang dimaksud dengan perkosaan yakni tindakan atau perbuatan laki-laki yang memaksa perempuan agar mau bersetubuh dengannya di luar perkawinan dengan menggunakan kekerasan atau ancaman kekerasan.

"Perkosa artinya ada unsur kekerasan yang sudah terjadi dan ada korban yang akan atau telah diperkosa, bila tidak ada kekerasan yang terjadi dan tidak ada korban yang merasa diperkosa dan dituliskan perkosa, maka telah menyebarkan berita bohong, dan tentunya ada pihak yang dirugikan," ujarnya.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Beredar Kabar Oknum Polisi Diduga Memerkosa Tahanan Wanita Kasus Narkoba, Ini Kata Kasatreskrim, https://bangka.tribunnews.com/2021/08/11/beredar-kabar-oknum-polisi-diduga-memerkosa-tahanan-wanita-kasus-narkoba-ini-kata-kasatreskrim.

Sumberbangka pos
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm