Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka saat santap siang di rumah makan Ayam Goreng Kampung Mbah Karto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Juli 2019.
Presiden Jokowi dan Gibran Rakabuming Raka saat santap siang di rumah makan Ayam Goreng Kampung Mbah Karto, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu, 28 Juli 2019. ( BPMI Setpres )

Ketika Pandemi, Harta Jokowi Kini Naik Rp 8 Miliar

15 September 2021 16:53 WIB

SONORABANGKA.ID - Staf Khusus Komunikasi dan Media Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini turut  menanggapi hal  kenaikan harta kekayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama pandemi Covid-19.

Menurut Faldo, kenaikan harta kekayaan Presiden Jokowi sebesar Rp 8 miliar selama pandemi Covid-19 ini lantaran di latar belakangi oleh banyak faktor.

Satu di antaranya karena banyaknya tanah yang dimiliki Presiden Jokowi sebelum menjadi pejabat negara.

Untuk itu, Faldo menganggap kenaikan harta kekayaan Presiden Jokowi sangatlah wajar.

"Kalau kita bicara nilai aset Pak Jokowi yang naik sekitar Rp 7 milliar, dalam satu tahun kenaikan kami kira sangat wajar karena faktornya banyak sekali."

"Ada tanah sebelum beliau jadi Wali Kota, Pak Jokowi juga punya hall di Solo dan itu strategis sekali karena nilainya naik terus dan ini mekanisme pasar."

"Selain itu Pak Jokowi juga punya utang tercatat sekira Rp 500 juta," ucap Faldo, dikutip dari tayangan Youtube tvOne, Senin (13/9/2021).

Faldo menilai, tidak masalah bila harta kekayaan para pejabat meningkat.

Ia menekankan, yang terpenting ialah keterbukaan para pejabat mengenai harta kekayaannya.

"Saya kira kita agak sulit kalau bicara pengen semuanya adu miskin-miskinan, karena kalau pejabat yang paling penting itu keterbukaan."

Sumberbangka pos
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm