( Ist)

Proses Perbaikan Mesin PLTG selesai, Sistem Kelistrikan Bangka Kembali Pulih

26 Oktober 2021 10:52 WIB

SonoraBangka.id - Proses perbaikan mesin PLTG yang sempat mengalami ganggaun sudah rampung 100 persen. Dengan demikian kini sistem kelistrikan Bangka kembali normal.

“Alhamdulillah progress instalasi komponen engine yang didatangkan dari Riau saat ini mencapai 100 persen pada Senin Malam (25/10) pukul 20.00 WIB sehingga sistem kembali normal. Hal ini lebih cepat dari target yang ditetapkan sebelumnya yaitu tanggal 28 Oktober,” jelas General Manager PLN UIW Babel, Amris Adnan.

Pihaknya mengucapkan terima kasih atas dukungan semua pihak kepada PLN selama proses pemulihan gangguan.

“Terima kasih kami haturkan atas dukungan seluruh stakeholder, Bapak Gubernur, Bapak Kapolda, Bapak Kajati, Bapak Danrem, segenap kepala daerah, tokoh masyarakat, media dan seluruh elemen masyarakat di Pulau Bangka, sehingga petugas menjadi lebih semangat dalam proses pemulihan gangguan. Kami juga berterima kasih kepada segenap tim yang terlibat antara lain Bright PLN Batam, General Electric, dan IMECO,” imbuh Amris.

Pihaknya juga berterima kasih atas dukungan Asosiasi Petani Tambak Indonesia Nusantara (APTIN) yang bersedia mengalihkan suplai listrik dari PLN ke genset pada waktu beban puncak.

“Kami juga berterima kasih kepada APTIN yang bersedia mengalihkan suplai listriknya pada waktu beban puncak sebagai bentuk kepedulian dan CSR kepada masyarakat, sehingga dampak pemadaman dapat diminimalisir,” terang Amris.

Selama proses pemulihan gangguan, PLN mengupayakan percepatan pemulihan dengan mendatangkan komponen mesin PLTG dari Riau, mendatangkan tenaga ahli dari General Electric, dan melakukan pekerjaan pemulihan nonstop 24 jam.

Dengan demikian, apabila masih terjadi padam di rumah pelanggan maka kemungkinan hal tersebut disebabkan adanya gangguan teknis yang tidak direncanakan dan tidak berkaitan dengan gangguan mesin PLTG yang sebelumnya terjadi.(rls)

PenulisEdwin
EditorEdwin
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm