Satu Unit Ekskavator Dihadirkan Sebagai Alat Bantu Oprasional Banjir di
Satu Unit Ekskavator Dihadirkan Sebagai Alat Bantu Oprasional Banjir di ( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah)

Tangani Banjir, Pemkot Pangkalpinang Siapkan Ekskavator Sebagai Alat Bantu Operasional

28 Desember 2021 09:14 WIB

SONORABANGKA.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang menyiapkan satu unit ekskavator atau mesin pengeruk sebagai alat bantu operasional dalam mengatasi banjir di Kota Beribu Senyuman ini.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pangkalpinang, Suparlan Dulaspar mengatakan, pengadaan ekskavator ini memang sudah dianggarkan Tahun 2021.

Bukan hanya satu unit ekskavator saja, sebagai alat bantu dalam mengatasi banjir ini Pemkot Pangkalpinang juga mengadakan satu unit pompa mobil dan dua unit mobil truk.

"Harapan kita dengan alat-alat baru ini bisa cepat meredakan banjir atau genangan di Kota Pangkalpinang. Untuk ekskavator menelan anggaran Rp1,5 Miliar. Biasanya kita hanya pakai alat berat yang kecil ini sudah hadir yang besar lebih mempermudah pekerjaan kita," jelas Suparlan, Senin (27/12/2021), seperti dikutip dari Bangkapos.com.

Sementara itu, untuk seluruh alat bantu oprasional Suparlan mengatakan, menelan anggaran Rp 4,5 miliar. Menurutnya, semua alat bantu itu mulai beroperasi seutuhnya tahun depan.

"Alat bantu ini rencana kita oprasionalkan mulai tahun depan, awal tahun itu langsung kita keruk lagi sidementasi yang sudah mulai menumpuk. Semoga dengan alat bantu ini dapat mempermudah pekerjaan kita," tuutrnya.

Kepala Dinas PUPR yang akrab disapa Parlan ini menegaskan, bukan berarti seiring adanya alat tersebut, maka banjir di Kota Pangkalpinang hilang seutuhnya.

"Ini bukan untuk menghilangkan banjir seutuhnya, tapi salah satu upaya kita untuk mengurangi genangan. Genangan itu dipercepat dengan adanya pompa, ekskavator untuk mengeruk sidementasinya biar laju airnya mengalir lebih cepat," katanya.

Sementara, hingga kini masih ada kurang lebih 23 titik banjir di Kota Pangkalpinang, namun hanya ada enam titik lokasi banjir saja yang menjadi skala prioritas.

Baca Juga: Walikota Pangkalpinang Tegaskan Tidak Ada Perayaan Nataru di ATM

 Di antara total 23 titik tersebut hanya ada 10 titik banjir saja yang bisa disebutkan banjir, sisanya bisa disebutkan genanangan air yang kemudian surut. "Semoga dengan alat bantu ini kita bisa mempercepat lagi surutnya genangan kalau hujan lebat, karena sedimennya sudah kita keruk, terus beberapa titiknya kita hisap pakai pompa langsung buang ke Suangai Rangkui," ucapnya.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Pemkot Pangkalpinang Hadirkan Eksavator Sebagai Alat Bantu Operasional Tangani Banjir

KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm