Ilustrasi kdrt
Ilustrasi kdrt ( Kompas.com)

Kenali Sejak Pacaran, Ini 5 Tanda Pasangan Berpotensi Jadi Pelaku KDRT

5 Maret 2022 07:59 WIB

SonoraBangka.id - Baru-baru ini, aktris sekaligus pendakwah Oki Setiana Dewi banjir kritikan usai video dakwahnya viral di media sosial.

Video dakwah Oki dianggap menormalisasikan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Untuk mengetahui isi ceramah Oki Setiana Dewi, Sahabat NOVA bisa klik di sini.

Sebenarnya, KDRT bisa dicegah yaitu dengan menghindari menjalin hubungan dengan seseorang yang berpotensi melakukan KDRT.

Seseorang yang melakukan KDRT sebenarnya bisa dikenali sejak awal.

Humas Rifka Annisa Women's Crisis Center, Nurmawati mengatakan bahwa proses pendekatan dapat menjadi kesempatan mengenal pasangan termasuk kecenderungannya menjadi pelaku kekerasan.

"Jika kita sensitif sebenarnya sangat bisa dirasakan sejak awal," katanya, dikutip dari Kompas.com, Rabu (04/02/2021).

Nah, berikut ini ada beberapa tanda pasangan berpotensi melakukan KDRT.

1. Sulit menyelesaikan konflik

Saat masih pacaran, coba amati respons si dia dalam mengahdapi masalah.

Nurma mengatakan, kecederungan KDRT akan lebih tinggi jika dia tidak bisa mengelola emosi dan berkomunikasi saar konflik.

Itu karena ketidakmampuan bernegosiasi ini bisa memicu dia menyalurkan emosi dengan tindakan yang abusif di kemudian hari.

2. Lari dari masalah

Sahabat NOVA perlu waspada, jika pasangan sering lari dari masalah dengan menutup diri, silent treatment atau menghindar.

Meski begitu, kita perlu membedakan jika dia mengambil jeda untukme time guna meredakan emosinya.

Nurma menyebut, biasanya dia hanya butuh waktu untuk memenangkan diri sebelum mencari solusi bersama dengan kita.

3. Komitmen saat pacaran

Berikutnya, coba cermati komitmen si dia saat pacaran.

Jika dia kerap selingkuh atau punya masalah soal kesetiaan, biasanya dia punya isu kekerasan yang tinggi juga. 

"Memang tidak semua, namun kecenderugannya tinggi sekali," ucapnya.

4. Relasi kuasa

Kita juga perlu waspada jika si dia merasa tidak setara dan lebih berkuasa.

Pasalnya, dia akan merasa bahwa semua kata-katanya harus dituruti termasuk soal cara berpikir, berpendapa, berpakaian, dan sebagainya.

Selain itu, jika dia melarang kita bekerja, bisa jadi tanda kecenderungan KDRT dalam hal ekonomi.

5. Rasa cemburu yang kuat

Perasaan memiliki yang terlalu kuat bisa membuat seseorang cemburu.  

Apalagi jika dia menyalurkan cemburunya dengan hal yang ekstrem.

Nah, hal itu bisa mengarah pada potensi kita menjadi korban kekerasan di masa depan.

Hal tersebut bisa terjadi karena si dia beranggapan bahwa dia bisa memperperlakukan kita sesuka hati karena kita miliknya.

Nurma mengingatkan untuk memperhatikan sejak awal apakah tingkat kecemburuan pasangan masih normal atau tidak.

Sahabat NOVA, itulah beberapa tanda pasangan yang berpotensi jadi pelaku KDRT.

Nurma mengatakan, tanda-tanda tersebut tidaklah sulit untuk disadari.

Namun, kita sering menutup mata karena sedang dalam fase 'sedang cinta-cintanya'.

Belum lagi kita sering luluh dengan jani manis dia yang membuat kita lupa tentang perilakunya.

Nah, karena itulah kita tidak boleh tutup mata dan harus segera menyadari tanda-tanda tersebut agar kejadian buruk tidak terjadi suatu saat nanti.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm