Ilustrasi
Ilustrasi ( SHUTTERSTOCK )

Jangan Panik , Orang Tua Harus Lakukan Ini Jika Si Kecil Punya Idola Dewasa

27 Desember 2022 09:49 WIB

SonoraBangka.id - Mungkin dulu anak-anak mengidolakan tokoh superhero atau tokoh kartun, nah di era digital ini figurnya bisa semakin beragam.

Sebut saja ada YouTuber, gamer, artis K-pop, dan masih banyak lagi sosok yang bisa menjadi idola.

Ratih Zulhaqqi, S.Psi, M.Psi, psikolog anak mengatakan, “Biasanya anak-anak mulai punya seseorang yang dia suka itu ketika memasuki usia pubertas. Kadang-kadang kalau masih kecil itu bukan idola, baru sesuatu yang dia lihat dan menurut dia bagus, dan biasanya belum menetap banget.”

Secara psikologis, anak mulai bisa membedakan mana yang dia suka, mana yang lebih dia suka, mana sangat suka. Artinya saat itu si kecil mulai memiliki preferensi, dan tentunya setiap orang memiliki preferensi yang berbeda-beda.

Jangan lupa juga terkait ketertarikan yang dimiliki anak ini, lingkungan sangatlah berperan, termasuk juga Anda sebagai orang tua.

Misal, ketika anak perempuan Anda sangat menyukai princess, bisa jadi hal itulah yang dipaparkan lingkungan terhadap dirinya, sampai akhirnya ia mengidolakan princess.

Nah, bagaimana saat kita mengetahui anak kita mengidolakan tokoh yang sudah dewasa?

Ajak Anak Ngobrol

Sebaiknya sih, anak mengidolakan sosok yang seumuran atau sosoknya memang berhubungan dengan keseharian anak.

Tapi, siapa yang bisa mencegah bila anak mengidolakan figur yang tidak kita duga atau tidak sesuai dengan nilai-nilai yang kita anut.

Sahabat NOVA jangan langsung buru-buru memarahi ataupun menghakimi anak. Sebaliknya, saat tahu anak punya idola, kita sebaiknya mengajak anak ngobrol membicarakan si idola.  

Sebelum itu, tentu ada baiknya kita mencari tahu dulu informasi seputar idola yang dimaksud, agar obrolan dengan anak bisa lebih nyambung dan akrab.

“Orang tua bisa lebih banyak mengajak anak ngobrol tentang konsep kenapa, sih, anak mengidolakan, apa yang membuat anak merasa bahwa idolanya sosok yang ia idolakan,” ujar Ratih. 

Tujuannya, untuk menggiring pemahaman anak bahwa bila kita memiliki idola, sebaiknya kita tidak hanya melihat penampilan fisik semata tapi juga karakter baik yang dimilikinya.  

Dengan mengobrol ini kita juga bisa menghindari hal-hal yang tak diinginkan, seperti anak yang mengikuti sepenuhnya apa yang dilakukan oleh idolanya.

“Dulu ada kasus di mana ada remaja yang mencoba bunuh diri juga ketika tahu idolanya bunuh diri. Ini gunanya kita perlu ajak ngobrol anak ketika mereka mulai mengidolakan seseorang,” kata Ratih.

Jadi Sahabat NOVA, yuk, kita mulai kenali kira-kira siapa idola anak kita, kemudian cari tahu informasinya untuk kemudian ajak si kecil bercerita soal idolanya.

Lakukan Ini Saat Anak Punya Idola

1.Cari tahu dan dampingi si kecil dengan menjadi tempatnya berbagi cerita tentang idolanya.

2.Beri tahu anak soal nilai yang dianut, misal apa yang dilakukan idolanya belum tentu bisa dilakukan olehnya.  

3.Ingatkan si kecil bahwa idolanya pun manusia biasa yang bisa berbuat salah, sehingga tak semua yang dilakukannya bisa ditiru.

Semoga tips ini bisa membantu ya!

Artikel ini telah terbit di https://nova.grid.id/read/053603709/si-kecil-punya-idola-dewasa-orang-tua-jangan-langsung-panik?page=all

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm