minyak rem perlu dikuras dan diganti baru(ari purnomo)
minyak rem perlu dikuras dan diganti baru(ari purnomo) ( KOMPAS.COM)

Jangan Sembarangan Untuk Isi Minyak Rem Mobil, Bisa Fatal Akibatnya

20 Juni 2023 20:33 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Salah satu perawatan kendaraan agar performa tetap prima, yaitu melakukan penggantian minyak rem secara teratur. Hal ini bertujuan untuk menghindari terjadinya rem blong akibat kualitas minyak rem yang sudah menurun.

Sedangkan jenis minyak rem yang beredar di pasaran cukup beragam. DOT 3 adalah satu spesifikasi minyak rem paling banyak digunakan. tapi, beberapa mobil juga sudah menggunakan DOT 4.

Berhubung jenis minyak rem DOT 4 cuma digunakan untuk jenis-jenis mobil tertentu, stoknya di pasaran tidak sebanyak DOT 3. Lantas, kalau dalam kondisi darurat apakah boleh mencampur keduanya?

Pemilik Aha Motor Yogyakarta Hardi Wibowo mengatakan mencampur minyak rem DOT 3 dan DOT 4 boleh saja, asal kebutuhan kendaraan memang lebih rendah spesifikasinya.

“Kalau mobil butuhnya minyak rem DOT 4, terus dicampur dengan DOT 3 nanti kemampuan minyak rem tidak akan sama karena terjadi penurunan kelas, padahal semakin tinggi angka DOT maka semakin bagus,” ucap Hardi kepada Kompas.com, Selasa (20/6/2023).

Hardi mengatakan kedua jenis minyak rem ini bisa dicampur karena terbuat dari bahan dasar yang sama yaitu glycol.

Keduanya sama-sama memiliki titik didih yang tinggi, sehingga cocok digunakan sebagai fluida pentransfer tenaga pengereman.

“Hanya saja antara DOT 3 dan DOT 4 memiliki batas titik didih, dimana DOT 4 memiliki titik didih lebih tinggi sehingga banyak digunakan untuk mobil-mobil kencang atau mesin besar,” ucap Hardi.

Menurut Hardi penyesuaian jenis minyak rem tersebut memprtimbangkan suhu mesin yang dapat menginduksi ke bagian rem.

“Umumnya mesin besar juga memiliki tenaga yang besar juga, sehingga daya pengereman akan terjadi lebih besar, sehingga berpotensi menghasilkan suhu di area piston rem lebih panas,” ucap Hardi.

DOT merupakan singkatan dari Departement Of Transportation, tiap varian minyak rem memiliki tingkatan titik didih. Semakin tinggi titik didih tinggi maka kualitas lebih baik dan bisa digunakan dalam kebutuhan yang lebih ekstrem.

Berikut adalah tingkat titik didih minyak rem berdasarkan varian:

  • DOT 3 titik didih kering 205 derajat celcius dan titik didih basah 140 derajat celcius
  • DOT 4 titik didih kering 230 derajat celcius dan titik didih basah 155 derajat celcius
  • DOT 5.1 titik didih kering 270 derajat celcius dan titik didih basah 180 derajat celcius
  • DOT 5 titik didih kering 260 derajat celcius dan titik didih basah 190 derajat celcius

Titik didih kering adalah titik didih minyak rem sewaktu masih baru, sedangkan titik didih basah adalah titik didih minyak rem pada saat kandungan air mencapai 3,7 persen.

Selain itu, perbedaan suhu antara komponen rem yang panas dan suhu luar yang lebih rendah akan menimbulkan kondensasi air. Air akan terserap oleh minyak rem yang sifatnya higroskopis sehingga terjadilah penurunan kualitas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Jangan Sembarangan Isi Minyak Rem Mobil, Bisa Fatal Akibatnya", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2023/06/20/122200315/jangan-sembarangan-isi-minyak-rem-mobil-bisa-fatal-akibatnya?page=all#page2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm