Ilustrasi anak bermain lego.
Ilustrasi anak bermain lego. ( FREEPIK/FWSTUDIO)

Ini Faktor Stunting dari Lingkungan, Mulai Sekarang Harus Waspada!

2 September 2023 11:30 WIB

SonoraBangka.id - Apakah kamu sudah tahu kalau faktor stunting bisa juga terjadi dari lingkungan? Lingkungan yang buruk bisa menyebabkan anak stunting.

Untuk selengkapnya, simak di sini.

Stunting merupakan kondisi di mana pertumbuhan fisik dan perkembangan anak terhambat, sehingga anak memiliki tinggi badan yang lebih pendek dari standar usianya.

Stunting dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan perkembangan anak, baik fisik maupun mental.

Faktor-faktor yang berkontribusi terhadap stunting sangat kompleks, dan lingkungan berperan penting dalam membentuk kondisi ini.

Berikut adalah beberapa faktor lingkungan yang dapat berkontribusi terhadap stunting pada anak:

Faktor Stunting dari Lingkungan

1. Gizi Buruk dan Kurangnya Nutrisi

Kekurangan asupan gizi yang penting, seperti protein, zat besi, vitamin, dan mineral, dapat menyebabkan pertumbuhan anak terhambat.

Jika anak tidak mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung pertumbuhan yang optimal, risiko stunting akan meningkat.

2. Gizi Buruk pada Ibu Hamil

Kesehatan ibu selama masa kehamilan memiliki dampak besar terhadap pertumbuhan janin.

Jika ibu hamil tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, janin mungkin tidak akan tumbuh dengan baik dalam kandungan, yang dapat berkontribusi terhadap stunting pada anak kelak.

3. Kualitas Makanan dan Akses Terhadap Nutrisi

Kualitas makanan yang dikonsumsi oleh anak dan keluarganya sangat penting.

Akses terbatas terhadap makanan yang bergizi dan beragam dapat mengarah pada kekurangan nutrisi yang berkontribusi terhadap stunting.

4. Praktik Pemberian Makan yang Salah

Cara pemberian makan yang tidak sesuai dengan kebutuhan anak.

Misalnya memberikan makanan dengan tekstur keras pada anak yang masih bayi atau anak balita, dapat menghambat kemampuan anak dalam mencerna dan menyerap nutrisi yang diperlukan untuk pertumbuhannya.

5. Kebersihan dan Sanitasi yang Buruk

Lingkungan yang tidak bersih dan sanitasi yang buruk dapat meningkatkan risiko infeksi dan penyakit pada anak.

Infeksi kronis dan berulang dapat mengganggu penyerapan nutrisi dan pertumbuhan normal, yang pada akhirnya dapat menyebabkan stunting. 

6. Air Bersih dan Akses ke Layanan Kesehatan

Akses terbatas terhadap air bersih dan layanan kesehatan yang baik dapat menyebabkan anak rentan terhadap penyakit infeksi dan diare.

Kondisi ini dapat memengaruhi penyerapan nutrisi dan pertumbuhan anak.

7. Kondisi Lingkungan Fisik

Lingkungan yang tidak aman, tidak sehat, atau terpapar zat-zat beracun dapat berdampak negatif terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak.

Pajanan terhadap polusi udara, bahan kimia beracun, atau radiasi dapat mengganggu sistem pertumbuhan anak.

8. Ketersediaan Makanan Beragam

Penting untuk mengonsumsi makanan dari berbagai kelompok makanan yang menyediakan berbagai nutrisi penting.

Kurangnya akses terhadap beragam makanan dapat menyebabkan anak tidak mendapatkan nutrisi yang lengkap dan beragam yang dibutuhkan untuk pertumbuhan yang optimal.

9. Kekurangan Kesehatan Umum

Anak yang sering sakit atau menderita penyakit tertentu mungkin akan mengalami gangguan dalam penyerapan nutrisi. Penyakit yang kronis atau berulang dapat menghambat pertumbuhan fisik dan kesehatan secara umum.

10. Kehidupan Keluarga dan Sosial Ekonomi

Kehidupan keluarga yang miskin atau kurang stabil secara ekonomi dapat membatasi akses terhadap makanan bergizi, perawatan kesehatan, dan lingkungan yang mendukung pertumbuhan yang sehat.

Faktor sosial ekonomi ini dapat berdampak pada stunting anak.

11. Pola Hidup dan Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik yang kurang atau pola hidup yang tidak sehat dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan aktivitas fisik serta kebiasaan makan yang tidak seimbang dapat mengganggu pertumbuhan normal.

12. Pendidikan dan Kesadaran Gizi

Kesadaran akan pentingnya gizi yang seimbang serta pengetahuan tentang praktik pemberian makan yang baik dapat mempengaruhi keputusan keluarga dalam memberikan nutrisi yang tepat bagi anak.

Kurangnya pendidikan dan kesadaran gizi dapat memperburuk risiko stunting.

13. Pendidikan dan Pengetahuan Orang Tua

Pendidikan dan pengetahuan orangtua tentang nutrisi, pertumbuhan anak, dan praktik pemberian makan yang benar sangat berpengaruh terhadap kondisi stunting. Orangtua yang paham akan pentingnya gizi dan pertumbuhan cenderung memberikan perawatan dan nutrisi yang lebih baik bagi anak.

Mengatasi stunting memerlukan pendekatan yang holistik, yang melibatkan berbagai faktor, termasuk intervensi gizi, perbaikan sanitasi dan kebersihan, serta edukasi bagi keluarga tentang praktik gizi yang sehat.

Penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk bekerja sama dalam menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak dengan baik.

Jadi, kita dapat mencegah dampak jangka panjang yang mungkin timbul pada kesehatan dan masa depan anak dengan memahami dan mengatasi faktor-faktor lingkungan yang berkontribusi terhadap stunting.

Artikel ini telah terbit di https://nakita.grid.id/read/023879980/waspada-mulai-dari-sekarang-inilah-faktor-stunting-dari-lingkungan?page=all

Sumbernakita.grid.id
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm