Ilustrasi oatmeal coklat topping susu kental manis. Tambahan bahan-bahan dengan kandungan gula tinggi pada oatmeal dapat menurunkan gizi sekaligus meningkatkan kadar kalori.(DOK. Northernnester)
Ilustrasi oatmeal coklat topping susu kental manis. Tambahan bahan-bahan dengan kandungan gula tinggi pada oatmeal dapat menurunkan gizi sekaligus meningkatkan kadar kalori.(DOK. Northernnester) ( KOMPAS.COM)

5 Efek Samping Oatmeal, Bisa Untuk Dukung Penurunan Juga Penambahan Berat Badan

12 Oktober 2023 17:40 WIB

Dorongan terutama terjadi jika seseorang melupakan porsinya, termasuk menambahkan terlalu banyak bahan pelengkap dengan kandungan tinggi gula.

2. Perut kembung

Tingginya kandungan serat pada oatmeal berpotensi memicu rasa kembung, apalagi jika tidak terbiasa mengonsumsi secara rutin.

Dilansir dari laman Eat This, biji-bijian utuh seperti gandum dan oat mengandung serat, glukosa, dan pati yang tinggi.

Semua bahan tersebut akan dikonsumsi oleh bakteri usus yang dapat menyebabkan gas serta kembung pada beberapa orang.

Guna mengurangi efek samping oatmeal ini, mulailah mengonsumsi dengan jumlah kecil, kemudian tingkatkan porsi secara bertahap.

3. Tingkatkan kalori dan gula

Oatmeal umumnya memiliki rasa hambar dengan tekstur cenderung lembek seperti bubur, sehingga cukup membosankan untuk dimakan.

Oleh karenanya, untuk menambah kenikmatan saat menyantap makanan ini, tak jarang seseorang menambahkan topping manis, seperti coklat atau susu kental manis.

Padahal, tambahan topping tersebut dapat menurunkan nilai gizi oat sekaligus meningkatkan kadar kalori, lemak, gula, dan karbohidrat ekstra.

Sebagai gantinya, cobalah menggunakan bahan tambahan, seperti yoghurt, susu rendah lemak, dan buah-buahan termasuk pisang dan mangga.

4. Potensi pengeroposan massa otot

Meski membantu menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makan, terlalu banyak makan oatmeal pun dapat menyebabkan malnutrisi dan pengeroposan massa otot.

Efek samping oatmeal ini lantaran manfaat kenyang lebih lama, sehingga kemampuan tubuh untuk memberi sinyal makan sering kali menghilang.

Selain itu, hampir tidak mengonsumsi makanan apa pun selain oatmeal lama-kelamaan dapat mengganggu fungsi kognitif serta mengurangi kewaspadaan dan ketajaman seseorang.

5. Potensi alergi

Oatmeal juga dapat memicu alergi pada orang-orang tertentu lantaran kandungan gluten, suatu protein yang terdapat di tanaman padi-padian atau serealia.

Sebenarnya, oat murni tidak mengandung gluten. Tapi, tak jarang proses produksi makanan ini bersentuhan atau terkontaminasi dengan produk kaya gluten, seperti gandum.

Konsumsi gluten sendiri relatif aman jika dilakukan oleh orang tanpa penyakit celiac atau intoleransi gluten.

Pasalnya, pada penderita penyakit celiac, sistem kekebalan tubuh akan bereaksi berlebihan terhadap gluten.

Seiring waktu, reaksi kekebalan tubuh untuk memakan gluten ini dapat menciptakan peradangan yang merusak lapisan usus kecil, dan berpotensi memicu komplikasi medis.

Oleh karena itu, penderita penyakit celiac perlu menerapkan diet bebas gluten, termasuk menghindari mengonsumsi oatmeal.

Sebagai alternatif, penderita penyakit celiac dapat memilih produk oatmeal dengan klaim "bebas gluten" atau "gluten-free".

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Efek Samping Oatmeal, Bisa Dukung Penurunan Juga Penambahan Berat Badan", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2023/10/12/060000665/5-efek-samping-oatmeal-bisa-dukung-penurunan-juga-penambahan-berat-badan?page=all#page2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm