Ilustrasi semangka kuning. Mengonsumsi semangka kuning berlebihan dapat menaikkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.(SHUTTERSTOCK/DEENIDA)
Ilustrasi semangka kuning. Mengonsumsi semangka kuning berlebihan dapat menaikkan kadar gula darah, terutama pada penderita diabetes.(SHUTTERSTOCK/DEENIDA) ( KOMPAS.COM)

5 Efek Samping Semangka Kuning, Waspada Untuk Gula Darah Naik!

16 Oktober 2023 16:18 WIB

3. Masalah pencernaan

Mengonsumsi semangka kuning dalam jumlah berlebihan juga dapat mengakibatkan masalah pencernaan, seperti kembung, gas, dan diare.

Efek samping semangka kuning ini dipicu tingginya kandungan FODMAP, sekelompok karbohidrat rantai pendek yang tidak dapat dicerna atau diserap secara perlahan di usus kecil.

Sesuai akronimnya, kelompok FODMAP sendiri terdiri dari oligosakarida, disakarida, monosakarida, serta poliol.

Tak hanya itu, asupan FODMAP tinggi juga dapat memicu gejala sindrom iritasi usus besar, serta memperburuk penyakit refluks gastroesofagus atau GERD pada orang sehat.

4. Warna kulit berubah

Semangka kuning mengandung beta karoten, salah satu jenis pigmen karotenoid yang banyak ditemukan pada makanan nabati berwarna kuning, oranye, dan merah.

Melalui proses metabolisme dalam tubuh, beta karoten akan diubah menjadi vitamin A, yang baik bagi kesehatan, terutama mata.

Tapi, mengonsumsi beta karoten dalam jumlah besar dapat mengubah warna kulit menjadi oranye atau kekuningan.

Kondisi bernama karotenemia atau karotenodermia ini terjadi jika seseorang mengonsumsi lebih dari 30 miligram beta karoten per hari.

Untungnya, perubahan warna ini tidak berbahaya atau memerlukan perawatan medis. Seiring waktu, warna kulit yang kekuningan akan kembali normal setelah berhenti mengonsumsi beta karoten.

5. Potensi hiperkalemia

Semangka kuning terkenal dengan kandungan kalium atau potasium, salah satu nutrisi penting bagi kesehatan.

Kehadiran kalium dalam tubuh membantu menjaga fungsi elektrolit, kesehatan jantung, serta menguatkan tulang dan otot.

Terlalu banyak kalium dalam darah berpotensi menyebabkan hiperkalemia, dengan gejala detak jantung lambat, tekanan darah rendah, serta otot lemah.

Namun, seseorang harus mengonsumsi semangka kuning utuh agar kalium yang masuk ke tubuh melebihi jumlah yang disarankan.

Kendati demikian, pada orang tanpa penyakit ginjal, tubuh akan beradaptasi dengan mengeluarkan kelebihan kalium melalui urine.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Efek Samping Semangka Kuning, Waspada Gula Darah Naik!", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2023/10/16/060000765/5-efek-samping-semangka-kuning-waspada-gula-darah-naik-?page=all#page2.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm