Berani, Bocah kelas 6 SD, Gagalkan Aksi Pejambretan di Bandar Lampung
Berani, Bocah kelas 6 SD, Gagalkan Aksi Pejambretan di Bandar Lampung ( Lampung.Tribunnews.com )

Viral! Bocah SD Lawan dan Gagalkan Aksi Penjabretan di Bandar Lampung

23 Oktober 2023 15:02 WIB

SonoraBangka.id - Viral di media sosial, sebuah kisah heroik seorang bocah Sekolah Dasar (SD) di Bandar Lampung yang berhasil menggagalkan aksi penjambretan.

Insiden penjambretan tersebut terjadi di halaman rumah korban yang terletak di Jalan Ridwan Rais, Gang Ainang, Kali Balok Kencana, Kedamaian, Bandar Lampung, pada Jumat (20/10/2023).

Menurut laporan TribunBandarLampung, orang tua korban, Rafi, awalnya tidak menyangka bahwa anaknya yang bernama Rizki (12) yang masih duduk di kelas 6 SD berani melawan para pelaku penjambretan.

Rafi mengungkapkan kekhawatirannya karena anaknya masih sangat muda, dan dia takut bahwa para pelaku mungkin membawa senjata.

Namun, anaknya memilih untuk melawan ketika para penjambret mencoba merampas ponselnya.

"Itu karena dia (korban) enggak mau handphonenya diambil, jadi nggak berpikir panjang, dia harus melawan itu," ungkap Rafi.

Akibat tindakan heroiknya, Rizki mengalami luka di bagian bahu dan kaki karena terjatuh saat menggagalkan aksi penjambretan tersebut.

Bibi korban, Veni, menceritakan bahwa peristiwa penjambretan terjadi pada Jumat (20/10/2023) sekitar pukul 14.30 WIB.

Berani, Bocah kelas 6 SD, Gagalkan Aksi Pejambretan di Bandar Lampung
Ilustrasi kasus penjambretan (Bangkapos.com)

Ketika itu, ia berada di dalam rumah dan melihat anak korban didekati oleh para pelaku. 

Namun, pada awalnya, tidak ada yang mencurigai pelaku.

"Awalnya saya lagi di dalam rumah, saya lihat adek saya (Riski) ini sudah disamperin sama orang itu, saya pikir kawannya," ungkap Veni, Minggu (22/10/2023)

"Rupanya orang itu langsung ambil handphone ponakan saya" katanya.

Setelah merampas ponsel dari tangan korban, pelaku langsung melarikan diri dan dikejar oleh keponakannya.

"Nah ponakan saya (Riski) ini langsung ngejar, saya reflek liat itu langsung saya kejer juga,"

"Saya langsung teriak itu, orang itu udah panik, ditarik bajunya sama adek saya (Riski) langsung jatoh," ucapnya.

Lanjut Veni, handphone yang dirampas pelaku pun jatuh.

Kemudian pelaku langsung melarikan diri lantaran dikejar warga sekitar.

"Untungnya handphonenya jatoh, jadi saya ambil handphone itu,"

"Ponakan saya itu fokus sama maling itu, karena saya sudah teriak-teriak, pelakunya langsung kabur," ungkapnya.

Viral di Media Sosial

Video yang viral di media sosial memperlihatkan aksi heroik seorang bocah laki-laki di Bandar Lampung yang menggagalkan penjambretan.

Dalam video tersebut, terlihat bocah tersebut sedang duduk sambil bermain ponsel di teras rumahnya.

Tidak lama kemudian, tiga pelaku dengan sepeda motor matik melewati rumah korban.

Para pelaku kemudian memutarkan motor mereka dan berhenti di samping rumah korban.

Salah satu pelaku, yang mengenakan jaket putih, turun mendekati bocah tersebut sementara dua pelaku lainnya, yang mengenakan jaket hitam dan jaket abu-abu, mengawasi situasi dari atas motor.

Pelaku dengan jaket putih merampas ponsel dari genggaman korban, namun korban mengejar mereka.

Akibatnya, korban berhasil menarik baju pelaku hingga pelaku terjatuh dari motor, dan ponsel pun dilepaskan.

Aksi heroik ini menggegerkan warga sekitar yang keluar dari rumah dan berupaya mengejar pelaku. Berkat upaya mereka, ponsel korban berhasil diselamatkan.

Kisah heroik ini juga memunculkan keberanian anak-anak dalam menghadapi aksi kejahatan di lingkungannya.

Nah, kisah ini juga menjadi pelajaran bahwa keberanian dan kepekaan masyarakat dapat membantu mengatasi tindakan kriminal di masyarakat.


Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Berani, Bocah SD Melawan dan Gagalkan Aksi Penjabretan di Bandar Lampung, Videonya Viral, https://bangka.tribunnews.com/2023/10/23/berani-bocah-sd-melawan-dan-gagalkan-aksi-penjabretan-di-bandar-lampung-videonya-viral?page=all.

SumberBangkapos.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm