Ilustrasi
Ilustrasi ( Shutterstock)

6 Penyebab Nyeri Dada pada Anak yang Perlu Diwaspadai

6 Maret 2021 13:42 WIB

Berikut beberapa kondisi jantung spesifik yang terkait dengan nyeri dada pada anak-anak:

  • Penyakit arteri koroner

Anak Anda mungkin mengalami nyeri dada yang berhubungan dengan penyakit arteri koroner. Dengan kondisi ini, anak-anak mungkin akan memiliki gejala lain, seperti sesak atau tekanan di dada.

Penyakit arteri koroner dapat muncul setelah anak Anda melakukan aktivitas fisik. Operasi jantung sebelumnya, transplantasi, dan kondisi seperti penyakit Kawasaki dikaitkan dengan kondisi arteri koroner pada anak-anak.

  • Miokarditis dan perikarditis

Kondisi jantung ini bisa terjadi akibat infeksi virus atau bakteri. Miokarditis dapat terjadi setelah anak Anda menderita infeksi virus.

Gejala miokarditis selain nyeri dada bisatermasuk sesak napas, pusing, dan pingsan. Sementara, perikarditis dapat menyebabkan nyeri dada yang tajam yang berlanjut ke bahu kiri.

Ini bisa menjadi lebih buruk jika anak Anda batuk, bernapas dalam-dalam, atau berbaring telentang.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm