apolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, di sela meninjau vaksinasi massal dan vaksin go to school di masjid Raya Tuatunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Selasa (7/9/2021)
apolda Babel Irjen Pol Anang Syarif Hidayat, di sela meninjau vaksinasi massal dan vaksin go to school di masjid Raya Tuatunu, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang, Selasa (7/9/2021) ( (Bangkapos.com/Anthoni Ramli) )

Target 10.000 Vaksin Sehari, Dinkes Upayakan Ketersediaan Stok Vaksinasi Aman

9 September 2021 08:33 WIB

SONORABANGKA.ID - Pemerintah Kota Pangkalpinang kini menargetkan 10.000 penyuntikan vaksinasi per hari di wilayahnya.

Hal ini dimaksimalkan, supaya herd immunity atau kekebalan kelompok hingga 90 persen dari jumlah penduduk dapat tercapai.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Pangkalpinang, dr Masagus M Hakim menyebutkan Pemkot Pangkalpinang terus mengupayakan ketersediaan stok vaksinasi.

Baik jenis Sinovac, Moderna, dan AstraZeneca.

"Stok vaksin kita fluktuasi setiap harinya, karena satu hari itu kita 150 200 dosis penyuntikan, terus kita kejar bahkan lebih dari itu baik yang datang ke Puskesmas ataupun yang kita laksanakan massal," kata Hakim, Rabu (8/9/2021).

Hakim mengyebutkan target tersebut perlu diakselerasi agar kekebalan komunal (herd immunity) segera terwujud. Termasuk, mengurangi kekhawatiran masyarakat dan dunia usaha, hingga ekonomi kembali menggeliat.

"Kita berharap terus dapat meningkatkan ini, karena suplai vaksin kita cukup dan kita bisa lakukan itu dengan tata kelola yang baik, target vaksinasi kita per harinya juga terus kita tambahkan," ucapnya.

Ia juga merincikan ketersediaan vaksin yang ada di wilayahnya hingga saat ini.

"Saat ini kita masih ada 5.000-an stok vaksin jenis Moderna, AstraZeneca tinggal puluhan, Sinovac masih ada 4.500-an. Nah ini kita terus meminta pusat ada penambahan agar cita cita kita untuk herd immunity itu benar benar tercapai," terangnya.

Diakuinya, memang kini  khusus vaksin Sinovac, lebih banyak dan fokus menyasar para pelajar di Kota Pangkalpinang.

"Kalau pelajar memang yang boleh digunakan baru Sinovac, jadi stoknya pun di kita lebih banyak. Seperti kemarin kita penyuntikan vaksin untuk 500 pelajar di Pangkalpinang," tambahnya.


Isoter

Selain percepatan vaksinasi, Pemkot Pangkalpinang pun melakukan perbaikan isolasi terpadu (Isoter) di UPT Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Pangkalpinang, tepatnya di wilayah Tuatunu.

Pihaknya menargetkan dua pekan ke depan perbaikan ini akan rampung.

Pemkot Pangkalpinang memang sudah menambah tempat Isoter di UPT SKB Kota Pangkalpinang. Padahal sebelumnya, hanya ada satu Isoter yang berada di eks Puskesmas Girimaya, tepatnya di lingkup Perkantoran Wali Kota Pangkalpinang, yang memiliki 15 kamar dengan kapasitas 30 tempat tidur.

Pengelola SKB sekaligus Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pangkalpinang, Eddy Supriadi mengakui nantinya ada 16 kamar yang disediakan beserta WC di dalam kamar tersebut.

Dalam satu kamar, dapat menampung dua orang atau disediakan dua tempat tidur dengan pembatas.

"Mungkin dua minggu lagi selesai itu, saat ini sedang pengecatan dibersih bersihlah semuanya, paling lama tiga minggu lagi. Ada 16 kamar yang direhab, tapi satu kamar bisa terisi dua orang jadi mungkin bisa menampung sekitar 30-an orang," kata Eddy.

Menurutnya, penambahan tersebut memang dirasa sangat penting, untuk masyarakat Kota Pangkalpinang agar lebih terpantau kembali.

"Pada intinya Pemkot Pangkalpinang siap isolasi terpadu untuk masyarakat di Kota Pangkalpinang. Kita sama sekali tidak mengganggu aktivitas di sana, tepatnya di belakang ruang pertemuan tapi kita tidak menutup akses di sana. Jaraknya juga cukup jauh kami sudah cek ke lapangan dan itu aset Pemkot di bawah Dinas Pendidikan," katanya..

Pihaknya tak mempermasalahkan bila di UPT SKB Kota Pangkalpinang dijadikan tempat isolasi terpadu Covid 19. Diakuinya, anggaran untuk rehab Isoter berasal dari anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) Covid 19 Kota Pangkalpinang.

"Sebetulnya itu seperti asrama tempat latihan cuma keadaannya yang perlu diperbaiki, makanya nanti akan kita perbaki dulu. Kita tidak masalah dan SKB juga lokasinya sangat strategis jauh dari pemukiman, saya pikir sangat aman di situ tinggal managemennya saja," kata Eddy.

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Sehari, Target 10.000 Vaksin, Dinkes Upayakan Ketersediaan Stok Vaksinasi, https://bangka.tribunnews.com/2021/09/09/sehari-target-10000-vaksin-dinkes-upayakan-ketersediaan-stok-vaksinasi?page=2.

Sumberbangka pos
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm