Ratusan orang secara bergantian, mengantri Gas LPG 3 Kg di salah satu toko di Jalan Lettu Mad Daud, Tanjungpandan, Belitung, senin (15/2/2021).
Ratusan orang secara bergantian, mengantri Gas LPG 3 Kg di salah satu toko di Jalan Lettu Mad Daud, Tanjungpandan, Belitung, senin (15/2/2021). ( Pos Belitung/Disa Aryandi )

Mulai Oktober 2021 Ini Elpiji Card di Bangka Belitung Berlaku

29 September 2021 15:37 WIB

SONORABANGKA.ID - Provinsi Bangka Belitung akan memiliki kartu kendali gas elpiji 3 kilogram Oktober nanti.

Kartu kendali ini diperuntukan bagi empat kategori, rumah tangga, usaha mikro, kalangan petani dan nelayan sasaran.

Ditargetkan 260 ribu kepala keluarga (KK) bakal diberikan terhadap mereka yang berhak mendapatkan gas elpiji 3 kilogram

Program ini dilakukan pemprov untuk pendistribusian gas elpiji agar tetap sasaran.

Kabag SDA BUMD dan Penyertaan Modal, Biro Perekonomian dan Administrasi Pembangunan Setda Pemprov Babel, Doni Golput, mengatakan pemberlakuan kebijakan untuk menangani terjadinya kelangkaan gas melon ini tinggal menunggu persetujuan gubernur.

"Sekarang sudah masuk dalam tahapn pendataan, sudah selesai di beberapa kabupaten, tinggal pembagian kartu," ujar Doni Golput, kepada wartawan, Rabu (29/9/2021) di tempat kerjanya.

Doni mengatakan dalam kartu kendali gas elpiji 3 kilogram nanti tertera nama kepala keluarga dan jumlah kuota untuk dapat mengambil gas elpiji di pangkalan.

"Ada nama kepala keluarga nomor KK nanti berapa kuotanya, tergantung kategori sebagai apa, misalnya kategori sebagai rumah tangga kuota tertulis rumah tangga tiga tabung. Nantinya di pangkalan membaca menggunakan handphone begitu kartu ditempelkan akan terbaca masih ada kuota dia,"ujarnya.

Lalu untuk pengisian kuota dapat dilakukan secara tunai atau e-money ke pihak pangkalan gas atau lokasi pengisian lain, seperti agen Brilink, Alfamart, Tokopedia dan lainya.

"Misalnya seminggu pemakaian gas untuk rumah tangga ia harus mengambil satu setiap Minggu. Ketika mengambil gas saldo yang ada di kartu akan berkurang dengan pembelian gas seharga Rp 15.900, jadi tidak ada lagi harga di atas harga eceran tertinggi (HET)," tambahnya.

Sumberbangka pos
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm