Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20, setelah Arab Saudi.(Dok. ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mengatakan Indonesia menjadi negara dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi kedua di antara negara-negara anggota G20, setelah Arab Saudi.(Dok. ekon.go.id) ( KOMPAS.COM)

Menko Airlangga Pastikan Insentif Pembelian Mobil Listrik Bukan untuk Orang Kaya Saja

21 Desember 2022 21:19 WIB

SONORABANGKA.ID - Adalah Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto memastikan bahwa pemberian insentif untuk pembelian kendaraan bermotor listrik, baik roda dua maupun empat di Indonesia akan dilakukan melalui kalkulasi mendalam.

Sehingga tujuan utama pemerintah untuk terjadinya energi transisi sekaligus mengurangi polusi udara dari kendaraan dan impor bahan bakar minyak (BBM), bisa terpenuhi secara optimal. Tidak cuma dinikmati oleh suatu kelas tertentu saja.

"Sebenarnya insentif untuk kendaraan listrik itu diberlakukan oleh semua negara. Sebab harga kendaraan listrik masih sangat mahal daripada mobil biasa dengan perbedaan 30 persen," ujarnya saat konferensi pers virtual di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (21/12/2022).

"Insentif didesain ada caping price kendaraan-nya. Jadi insentif akan disiapkan tak untuk semua mobil. Mobil mewah akan diberikan, tidak seperti itu tetapi untuk harga kendaraan listrik tertentu. Sekarang, kebijakannya sedang dievaluasi," lanjut Airlangga.

Dengan begitu maka untuk kendaraan listrik yang memang berkategori mewah, nantinya tetap akan mempunyai harga tinggi. Apalagi, rata-rata produk terkait masih diimpor secara utuh dari negara asalnya, bukan produksi maupun dirakit lokal.

Diharapkan dengan keputusan ini, target jumlah mobil listrik yang mencapai minimal 20 persen dari total pasar di tahun 2025, atau sekitar 400.000 unit bisa tercapai. Termasuk populasi 1,76 unit motor listrik pada periode yang sama.

"Insentif ini nanti kita akan berikan dalam rupiah tertentu, nilainya Rp 5 triliun. Itu nanti akan dibagi ke sepeda motor berapa, mobil berapa, bus kita akan pertimbangkan juga," ucap Airlangga lagi.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menko Airlangga Pastikan Insentif Mobil Listrik Bukan untuk Orang Kaya Saja", Klik untuk baca: https://otomotif.kompas.com/read/2022/12/21/144200315/menko-airlangga-pastikan-insentif-mobil-listrik-bukan-untuk-orang-kaya-saja.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm