Ilustrasi saling memaafkan di momen lebaran
Ilustrasi saling memaafkan di momen lebaran ( Odua Images)

Yuk Ketahui 3 Manfaat Memaafkan untuk Kesehatan Mental dan Fisik

16 April 2023 08:26 WIB

Para peneliti menemukan bahwa tanpa memandang usia, orang yang mampu memaafkan mengalami penurunan persepsi mereka tentang stres mereka sendiri. Penurunan ini menyebabkan penurunan tekanan psikologis.

“Meskipun memaafkan bukan satu-satunya strategi yang ada untuk mengatasi kesulitan, menurut peneliti, itu adalah salah satu respons yang lebih efektif untuk mengurangi persepsi stres dan meningkatkan kesehatan,” isi catat para penulis penelitian.

Sebaliknya, stres dan terutama hormon stres kortisol ini memiliki beberapa efek negatif pada sistem di seluruh tubuh.

“Kortisol yang meningkat secara kronis, dapat mengecilkan ukuran bagian otak termasuk hipokampus, yang bertanggung jawab untuk mengubah pengalaman menjadi kenangan,” terang Worthington.

“Karena hubungan stres-kortisol inilah, ketika seseorang tidak mampu memaafkan dan melepaskan stres tertentu akan berpotensi mempengaruhi memori,” tambahnya.

3. Mengaktifkan Sistem Saraf Parasimpatik

Memaafkan juga dapat memengaruhi sistem saraf parasimpatis, yang memperlambat pernapasan dan detak jantung, serta meningkatkan pencernaan.

Ini juga dikenal sebagai respons "istirahat dan cerna" (mengendalikan fungsi tubuh biasa) - atau kebalikan dari respons melawan-atau-lari (yang mempersiapkan tubuh untuk aktivitas fisik yang lebih berat).

Ketika sistem saraf simpatik dan parasimpatis bekerja bersama, tubuh dapat mengatur hal-hal seperti tekanan darah dan detak jantung, dan berfungsi sebagaimana mestinya, baik dalam situasi stres maupun saat-saat tanpa stres.

Tetapi, ketika seseorang berada di bawah tekanan kronis - yang dapat terjadi ketika seseorang menahan amarah - tubuh kemungkinan bertahan dalam respons melawan-atau-lari terlalu lama.

“Sistem saraf parasimpatis adalah bagian yang menenangkan dari sistem saraf, sehingga ini bisa mematikan rangsangan berlebihan pada area tertentu,” tutur Worthington.

Apa pun yang dapat dilakukan seseorang untuk menenangkan diri ketika mengalami stress, akan mengaktifkan sistem saraf parasimpatis dengan cara ini, termasuk saat memaafkan.

Selain itu juga dapat membantu pikiran dan tubuh, karena membawa sistem saraf simpatik dan parasimpatis lebih seimbang.

Namun, ada penelitian yang menunjukkan, bahwa efek memaafkan kemungkinan memang signifikan dalam hal memengaruhi hasil kesehatan, seperti fungsi kardiovaskular.

Artikel ini telah terbit di https://www.grid.id/parapuan/read/533758334/3-manfaat-memaafkan-untuk-kesehatan-mental-dan-fisik-apa-saja?page=all

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm