Para menteri luar negeri yang tergabung dalam organisasi kerja sama islam menyerukan segera diakhirinya konflik Israel-Hamas
Para menteri luar negeri yang tergabung dalam organisasi kerja sama islam menyerukan segera diakhirinya konflik Israel-Hamas ( Istimewa via Tribunnews.com )

Para Pemimpin Negara Islam Serukan Akhiri Perang Israel vs Hamas

20 November 2023 14:55 WIB

SonoraBangka.id - Pemimpin negara-negara yang tergabung dalam Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) menyerukan gencatan senjata di Gaza dan mendesak Israel-Hamas untuk segera mengakhiri konflik.

Seruan OKI disampaikan dalam pertemuan di Beijing, China pada Senin (20/11/2023)

Delegasi negara-negara OKI diwakili Menteri Luar Negeri.

Para menteri luar negeri negara OKI akan bertemu dengan para pejabat yang mewakili anggota tetap Dewan Keamanan PBB.

OKI juga memberikan tekanan kepada negara-negara Barat untuk menolak pembenaran Israel atas tindakannya terhadap warga Palestina sebagai bentuk pembelaan diri.

Adapun pejabat yang mengadakan pertemuan dengan diplomat top China Wang Yi antara lain berasal dari Arab Saudi, Yordania, Mesir, Indonesia, Palestina dan Organisasi Kerja Sama Islam.

Sebelumnya, para pemimpin yang tergabung dalam organisasi kerja sama islam juga telah mengadakan KTT luar biasa yang diadakan di Riyadh, Arab Saudi beberapa hari lalu.

Para pemimpin tersebut mendesak Pengadilan Kriminal Internasional untuk menyelidiki “kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan Israel” di wilayah Palestina.

Arab Saudi berupaya menekan Amerika Serikat dan Israel agar mengakhiri permusuhan di Gaza, dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, penguasa de facto kerajaan tersebut, mengumpulkan para pemimpin Arab dan Muslim untuk memperkuat pesan tersebut. 

KTT tersebut juga menuntut diakhirinya pengepungan Gaza, akses terhadap bantuan kemanusiaan, dan penghentian penjualan senjata ke Israel.

Pemimpin Iran Sindir Israel

Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyindir serangan Israel ke rumah sakit di Gaza.

Menurutnya, serangan tersebut justru menunjukkan bahwa Israel gagal mencapai kemenangan dalam melawan Hamas.

"Maju ke rumah sakit atau rumah orang-orang yang tidak berdaya bukanlah sebuah kemenangan", kata Ali pada saat pertemuan para komandan militer, Minggu (19/11/2023), dikutip dari kgnow.com.

Pasukan Israel Serang Rumah Sakit Indonesia

Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza diserang Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada Senin (20/11/2023).

Tentara zionis mengepung rumah sakit tersebut dari sejumlah arah.

Rentetan tembakan peluru tajam dan artileri terdengar menghantam gedung rumah sakit.

Delapan warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya luka-luka dalam pemboman Israel.

Video dan gambar yang tersebar di media sosial memperlihatkan kerusakan di dalam area Rumah Sakit Indonesia.

Direktur Kesehatan Palestina di Jalur Gaza melaporkan pasukan Israel mengebom departemen operasi di Rumah Sakit Indonesia.

Pemboman tersebut dikatakan mengenai bagian bedah wanita dan melukai dokter yang melakukan operasi.

Saksi mata di lokasi mengatakan kepada Al Jazeera, pemboman Israel menyebabkan generator di Rumah Sakit Indonesia berhenti bekerja.

"Rumah sakit tersebut dibom dan diserang dengan peluru dan rudal. Sementara tentara menembaki siapa pun yang bergerak di luar pintu rumah sakit," lapor WAFA, Senin (20/11/2023) dikutip dari Tribunnews.com.

"Artileri pendudukan membom lantai dua rumah sakit yang menyebabkan kehancuran besar-besaran di tempat itu, selain melukai dua dokter selama mereka bekerja," tambahnya.

Sebelumnya dilaporkan pasukan Israel mendekati Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza dengan menembaki area sekitar fasilitas tersebut pada Minggu (19/11/2023) malam.

Seorang dokter terkena pecahan peluru di halaman rumah sakit.

"Kami juga menindaklanjuti laporan bahwa tank Israel telah mendekati sekitar rumah sakit," lapor reporter Al Jazeera, Senin (20/11/2023).

Menurut laporan Al Jazeera, beberapa orang yang tinggal di dekat daerah tersebut mengatakan pasukan Israel kini mengepung Rumah Sakit Indonesia dan membombardir sekitar rumah sakit tersebut.

Israel dikhawatirkan akan mengulangi apa yang terjadi di Rumah Sakit al-Shifa, dengan menyerbu Rumah Sakit Indonesia, lapor reporter lapangan Al Jazeera.

Reporter itu mengatakan pasukan Israel mencoba menargetkan siapa pun yang mencoba meninggalkan Rumah Sakit Indonesia dengan tembakan langsung.

Saat ini, generator di Rumah Sakit Indonesia juga telah dimatikan, yang merupakan satu-satunya rumah sakit yang masih mencoba menawarkan layanan medis di Kota Gaza dan utara Gaza, bersama dengan fasilitas medis yang lebih kecil.

Hamas Palestina vs Israel

Krisis pada fasilitas kesehatan ini terjadi setelah Israel membombardir Jalur Gaza untuk menanggapi Hamas Palestina, yang memulai Operasi Badai Al-Aqsa dengan menerobos perbatasan Israel dan Jalur Gaza pada Sabtu (7/10/2023) pagi.

Hamas mengatakan, serangan itu adalah tanggapan atas kekerasan yang dilakukan Israel terhadap Palestina selama ini, terutama kekerasan di kompleks Masjid Al Aqsa, seperti diberitakan Al Arabiya.

Kelompok tersebut juga meluncurkan ratusan roket, yang menewaskan lebih dari 1.200 orang di wilayah Israel.

Israel menanggapi serangan terbaru Hamas dengan membombardir Jalur Gaza, menewaskan lebih dari 13.000 warga Palestina sejak Sabtu (7/10/2023) hingga perhitungan korban pada Senin (20/11/2023), dikutip dari Anadolu Agency.

Israel menargetkan rumah sakit, sekolah, rumah warga, dan tempat publik lainnya yang mereka anggap sebagai markas Hamas.


Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Pemimpin Negara-negara Islam Serukan Akhiri Perang Israel vs Hamas, https://bangka.tribunnews.com/2023/11/20/pemimpin-negara-negara-islam-serukan-akhiri-perang-israel-vs-hamas?page=all.

SumberBangkapos.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm