Hal ini didukung kondisi lingkungan di internal maupun eksternal, termasuk stakeholder yang juga kondusif," ungkap Yulianto.
Kilang yang berdiri di atas lahan seluas 400 hektar ini menghasilkan produk utama berupa BBM, Non-BBM, dan LPG yang disalurkan sebanyak 60% ke wilayah Sumbagsel, dan sebagian dipasok ke Pulau Jawa dan Kalimantan.
Selain BBM dan LPG, beberapa produk unggulannya adalah SBPX, LAWS, Polytam dan Musicool.
Dengan keandalan operasionalnya, Kilang Plaju terus mempertahankan operasional dengan baik dalam mendukung target produksi Bahan Bakar Minyak (BBM) nasional.
Vice President Corporate Communication Pertamina Fadjar Djoko Santoro menambahkan, kilang Pertamina sebagai salah satu infrastruktur penting bagi ketahanan energi sehingga penerapan aspek HSSE dilakukan sesuai standar yang berlaku global.
“Pertamina mengutamakan kegiatan operasional berjalan dengan aman, nyaman dan berwawasan lingkungan untuk mencapai bisnis perusahaan yang berlandaskan HSSE Excellence,” ujar Fadjar.
Artikel ini telah terbit di https://www.kabarbumn.com/rilis-bumn/114947367/pertamina-tegaskan-kilang-plaju-siap-pasok-ketahanan-energi-nasional?page=2