SonoraBangka.id - Kasus lansia berinisial M (64) buruh harian lepas, asal Kota Palembang, Sumatera Selatan menyetubuhi anak dibawah umur yatim piatu dan anak tirinya di Bangka Barat mendapat perhatian serius dari Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah.
Jajaran Polres Bangka Barat, diminta untuk dapat menuntaskan kasus ini dengan transparan dan tuntas.
Kapolres Bangka Barat, AKBP Ade Zamrah, melalui Kasat Reskrim AKP Fajar Rian, menyampaikan, komitmennya dalam menangani kasus kekerasan seksual terhadap anak akan dilakukan secara profesional dan transparan.
"Kami akan mengawal kasus ini hingga tuntas. Kepada masyarakat, kami imbau agar segera melaporkan jika mengetahui kejadian serupa agar bisa segera kami tindak lanjuti," kata
Kasat Reskrim Polres Bangka Barat, AKP Fajar Riansyah, Rabu (12/2/2025).
Ia menambahkan, Sat Reskrim Polres Bangka Barat, telah melakukan gelar perkara untuk mendalami alat bukti, termasuk kronologi kejadian.
Selain itu, melihat peran tersangka dalam tindak pidana yang terjadi di Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat itu.
"Kami sudah mengumpulkan sejumlah alat bukti, termasuk keterangan saksi dan visum korban," kata Fajar.
Dikatakanya, gelar perkara menjadi bagian dari tahapan penyidikan untuk memastikan bahwa kasus ini dapat diproses sesuai prosedur hukum yang berlaku.
"Selain bertujuan untuk memastikan kelengkapan unsur pidana sebelum berkas perkara dilimpahkan ke Kejaksaan," terangnya.
Ia menyebutkan, dalam gelar perkara yang dihadiri oleh penyidik Satreskrim Polres Bangka Barat, unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), serta pihak Kejaksaan Negeri Bangka Barat.