Ilustrasi
Ilustrasi ( Kompas.com)

6 Penyebab Hiperventilasi, Kondisi Bernapas Sangat Cepat

6 Maret 2021 13:20 WIB

Kapan harus mencari pengobatan untuk hiperventilasi?

Hiperventilasi bisa menjadi masalah serius. Gejalanya bisa berlangsung 20 sampai 30 menit. Anda kiranya harus mencari pengobatan untuk hiperventilasi saat gejala berikut terjadi:

  • Pernapasan cepat dan dalam untuk pertama kalinya
  • Hiperventilasi yang semakin parah, bahkan setelah mencoba opsi perawatan di rumah
  • Rasa sakit
  • Demam
  • Pendarahan
  • Merasa cemas, gugup, atau tegang
  • Sering mendesah atau menguap
  • Detak jantung yang berdebar kencang
  • Masalah dengan keseimbangan, pusing, atau vertigo
  • Mati rasa atau kesemutan di tangan, kaki, atau sekitar mulut
  • Dada sesak, penuh, tertekan, nyeri tekan, atau sakit

Gejala lain lebih jarang terjadi dan mungkin tidak jelas terkait dengan hiperventilasi. Beberapa gejala tersebut meliputi:

  • Sakit kepala
  • Gas lambung, perut kembung, atau sendawa
  • Kedutan
  • Berkeringat
  • Perubahan penglihatan, seperti penglihatan kabur
  • Masalah dengan konsentrasi atau memori
  • Kehilangan kesadaran (pingsan)

Pastikan untuk memberi tahu dokter jika Anda mengalami gejala yang berulang. Anda mungkin mengalami kondisi yang disebut sindrom hiperventilasi.

Sindrom ini tidak dipahami dengan baik dan memiliki gejala yang mirip dengan serangan panik. Ini sering salah didiagnosis sebagai asma.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm