Salah satu kawasan yang mengalami banjir yakni di wialayah Lingkungan Parit Pekir, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Bangka.
Salah satu kawasan yang mengalami banjir yakni di wialayah Lingkungan Parit Pekir, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Bangka. ( Bangkapos.com/ Edwardi)

Ratusan Rumah di Parit Pekir Terendam Air, Kaling Minta Talud Ditinggikan

13 Januari 2021 16:03 WIB

SONORABANGKA.ID - Hujan yang mengguyur Kabupaten Bangka dan sekitarnya sejak Selasa (12/01/2021) siang hingga pagi tadi Rabu (13/01/2021) mengakibatkan sejumlah wilayah di Kecamatan Sungailiat terendam banjir.

Salah satu kawasan yang mengalami banjir yakni di wialayah Lingkungan Parit Pekir, Kelurahan Sungailiat, Kecamatan Sungailiat, Bangka.

Di lokasi tersebut terpantau ada ratusan rumah warga yang terendam banjir cukup dalam, yaitu mulai dari setinggi betis kaki hingga paha/ pinggang orang dewasa.

Ratusan rumah yang terendam banjir ini memang berada di dekat aliran sungai atau bandar besar yang melalui Kota Sungailiat.

 

Kepala Lingkungan Parit Pekir Kelurahan Sungailiat terpilih, Mohamat Rozi mengatakan air mulai masuk ke dalam pemukiman atau rumah-rumah warga sekitar dini hari atau pukul 04.00 WIB.

"Aliran air dari bandar atau sungai sudah tidak mampu ditampung atau ditahan talud sehingga air meluber naik melewati batas ketinggian talud sehingga menggenangi rumah-rumah warga sekitaran sungai," kata Rozi.

Diungkapkannya dari hasil pendataan sementara tercatat sebanyak 345 rumah warga Lingkungan Parit Pekir Kelurahan Sungailiat Kecamatan Sungailiat terendam banjir.

"Aspirasi warga kami terutama mulai dari Jalan Maria Gorreti hingga Gang Sedulur itu minta agar talud penahan aliran air ditinggikan dan sungai juga minta dikeruk  supaya lebih dalam, kalau pemukiman warga di daerah proyek itu banjir karena memang daerah itu bekas rawa-rawa atau daerahnya memang rendah sehingga sulit untuk mengatasinya," ungkap Rozi.

Diakuinya, kejadian banjir ini selain karena curah hujan yang cukup tinggi dan lama juga karena air laut saat ini sedang pasang besar, sehingga aliran air hujan dari sungai terhambat atau tertahan air laut pasang ini.

"Aliran sungai di daerah ini hilirnya menuju laut kawasan dermaga PPN Sungailiat, bila air laut pasang besar maka aliran air hujan ke laut tertahan sehingga air sungai meluber ke pemukiman warga yang berada di sepanjang aliran sungai ini," jelas Rozi.

Terpantau di lapangan terlihat Anggota DPRD Kepulauan Bangka Belitung Dapil Kabupaten Bangka, Agung Setiawan,  Kepala Dinas PUPR  Kabupaten Bangka Ismir, Lurah Sungailiat, BPBD dan instansi terkait lainnya juga turun ke lokasi banjir di Gang Sedulur Lingkungan Parit Pekir Kelurahan Sungailiat dan sekitarnya untuk memantau situasi dan menyerap aspirasi masyarakat.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul 345 Rumah Warga Parit Pekir Terendam Banjir, Kaling Minta Talud Ditinggikan

KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm