Ilustrasi efek nahan kentut
Ilustrasi efek nahan kentut ( )

Ternyata Bahaya Untuk Kesehatan Jika Menahan Kentut Terlalu Sering

12 Juni 2022 08:49 WIB

Proses Terjadinya Kentut

Kentut dihasilkan penumpukan gas di dalam saluran cerna bisa terjadi karena dua hal.

Yang pertama adalah proses pencernaan makanan, sedangkan yang kedua adalah adanya udara yang tak sengaja tertelan ketika makan dan juga minum.

Gas di dalam perut akan turun ke bagian akhir usus besar bernama rektum dan dibuang melalui anus, begitulah proses kentut.

Gas di dalam perut bisa terbentuk lebih cepat jika kita minum menggunakan sedotan atau mengonsumsi makanan yang susah dicerna oleh usus.

Gas juga mudah terbentuk ketika orang sedang merasa tertekan, sembelit, dan sakit yang mengganggu saluran cerna.

Kelebihan gas di dalam saluran cerna ini akan menimbulkan rasa tak nyaman.

• Bahaya Tidur dengan Lampu Kamar Menyala - Ganggu Siklus hingga Kualitas Istirahat

Satu-satunya cara untuk menghilangkan rasa tidak enak ini hanyalah dengan kentut. Ketika kita kentut, gas akan meninggalkan usus dan keluar dari tubuh.

Nah, saat kita menahan kentut dengan cara mengencangkan otot terbawah dari anus, maka tekanan akan membuat gas hanya berputar-putar di dalam saluran cerna.

Tekanan inilah yang menyebabkan rasa tidak nyaman di dalam perut bagian bawah.

Sumberpontianak.tribunnews.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm