Menhub Budi Karya Sumadi membeberkan hasil kunjungan kerjanya ke Jepang soal empat proyek infrastruktur transportasi di Indonesia.
Menhub Budi Karya Sumadi membeberkan hasil kunjungan kerjanya ke Jepang soal empat proyek infrastruktur transportasi di Indonesia. ( (Dok. Kemenhub))

Ke Jepang, Menhub Dorong Proyek MRT hingga Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya

23 Juni 2022 19:11 WIB

SonoraBangka.ID - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi berkunjung ke Jepang untuk membahas kerja sama sejumlah proyek infrastruktur transportasi di Indonesia.

Ada 4 proyek infrastruktur transportasi yang ditawarkan kepada Jepang yaitu MRT Jakarta, Pelabuhan Patimban, proving ground, dan Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya.

Ia menjelaskan, proyek MRT Jakarta fase pertama Lebak Bulus-Bundaran Hotel Indonesia (HI) telah rampung. Pembangunan MRT Jakarta kemudian dilanjutkan ke fase 2 koridor Utara-Selatan (North-South) yaitu mulai dari Bundaran HI-Kota, lalu akan berlanjut mulai dari Kota-Ancol.

Selain itu, akan dibangun juga koridor Timur-Barat (East-West) yang akan membelah perut Jakarta dari wilayah Balaraja (Banten) sampai Cikarang (Jawa Barat). Ini merupakan fase 3 pembangunan MRT Jakarta.

Budi Karya mengatakan, pada pertemuan itu, pemerintah RI mendorong percepatan penyelesaian negosiasi kontrak, dan pernyataan komitmen pendanaan, serta mendorong percepatan studi kajian proyek MRT Jakarta East-West.

Selain itu, pemerintah RI juga mengundang investor Jepang untuk berpartisipasi dalam pembangunan dan pengembangan Transit Oriented Development (TOD) di kawasan stasiun MRT.

"Kami bahas berkaitan dengan proyek ini untuk bisa berjalan lebih baik dan lebih cepat. Untuk kelanjutan proyek MRT, dalam waktu dekat akan ditandatangani satu kepastian pendanaan dari Jepang. Ini suatu hal yang menggembirakan, agar pembangunan MRT bisa terus dilanjutkan,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (22/6/2022).

Terkait Pelabuhan Patimban, pemerintah Indonesia mendorong percepatan negosiasi penawaran proyek pengembangan Pelabuhan Patimban Fase 1-2 (paket 5 dan 6), yang ditargetkan dilakukan penandatangannya pada tahun ini.

Lalu pada proyek proving ground atau tempat pengujian kendaraan bermotor, pemerintah RI mendorong pemerintah Jepang agar memberikan dukungan kepada konsorsium Indonesia-Jepang untuk mendapatkan pembiayaan dengan biaya yang kompetitif.

Ia bilang, dukungan dari investor atau lembaga keuangan Jepang sangat diperlukan untuk dapat memberikan bunga pinjaman yang rendah di bawah suku bunga komersil.

"Selama ini kita melakukan pengujian kendaraan bermotor di luar negeri, kita akan buat di Indonesia, tepatnya di Bekasi. Jepang jadi salah satu kemungkinan partner, Insya Allah ini berjalan dengan baik, sehingga di akhir 2023 proyek proving ground akan selesai," jelasnya.

Sementara untuk proyek Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya, lanjut Budi Karya, pihaknya telah menerima konsep pembangunan kereta modern ini. Pemerintah Indonesia pun mendorong untuk segera dilakukan kajian atau feasibility study (FS) yang bekerja sama dengan pihak Jepang.

"FS itu berarti kita akan mengukur secara cermat bagaimana kondisi lapangan dan trase yang akan kita lakukan. Itu membutuhkan kurang lebih satu tahun. Kita berharap ini bisa berjalan, maka Jakarta-Surabaya bisa ditempuh kurang dari 6 jam dan menjadi alternatif bagi masyarakat," ungkap dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ke Jepang, Menhub Dorong Proyek MRT hingga Kereta Semi Cepat Jakarta-Surabaya", Klik untuk baca: https://money.kompas.com/read/2022/06/22/215634226/ke-jepang-menhub-dorong-proyek-mrt-hingga-kereta-semi-cepat-jakarta-surabaya.

SumberKOMPAS.com
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm