Tangkapan layar foto Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan bersama pemilik Tesla, Elon Musk, tengah berfoto bersama salah satu produk PT Mayora Tbk. di Kantor Pusat Tesla, di Tesla Giga Texas, AS.
Tangkapan layar foto Menko Marves RI, Luhut Binsar Pandjaitan bersama pemilik Tesla, Elon Musk, tengah berfoto bersama salah satu produk PT Mayora Tbk. di Kantor Pusat Tesla, di Tesla Giga Texas, AS. ( KOMPAS.com)

Tesla Disebut Teken Kontrak untuk Beli Nikel Indonesia, Nilainya Rp 74 Triliun

8 Agustus 2022 17:49 WIB

SonoraBangka.ID - Tesla kabarnya sudah meneken kontrak dengan perusahaan pengolah nikel di Indonesia. Dalam kesepakatan senilai 5 miliar dollar AS (sekitar Rp 74,3 triliun) itu, Tesla akan membeli bahan baterai dari perusahaan tersebut.

"Kami masih bernegosiasi dengan Tesla, tetapi mereka sudah mulai membeli dua produk unggulan dari Indonesia," kata Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, dikutip dari Reuters, Senin (8/8/2022).

Kontrak antara Tesla dengan perusahaan pengolah nikel yang beroperasi di kawasan Morowali, Sulawesi Tengah itu akan berlaku selama 5 tahun. Nikel tersebut nantinya akan menjadi bahan yang digunakan Tesla untuk baterai lithium kendaraannya.

Pemerintah Indonesia sendiri memang berupaya menarik beberapa perusahaan teknologi kenamaan seperti Tesla agar berinvestasi di Tanah Air. Pemerintah bahkan menghentikan ekspor biji nikel guna memastikan pasokan nikel bagi investor terjaga, khususnya dalam mengembangkan industri kendaraan dan baterai listrik dalam negeri.

Upaya ini berhasil menarik minat perusahaan baja asal China hingga perusahaan Korea Selatan seperti LG dan Hyundai. Namun mayoritas investasi tersebut ditujukan untuk produksi logam mentah, bukan terkait kendaraan maupun baterai listrik.

Pendekatan antara pemerintah Indonesia dengan CEO Tesla, Elon Musk sendiri sudah berlangsung sejak tahun 2020. Namun hal tersebut tak mencapai titik sepakat karena dinilai tak sesuai permintaan pemerintah.

Kemudian pada akhir April 2022, Luhut berkunjung ke pabrik Tesla dan bertemu dengan Elon Musk. Juru Bicara Menko Marves Jodi Mahardi mengatakan, pertemuan antara Luhut dengan Musk membahas seputar nikel dan baterai listrik yang sempat dibahas kembali oleh pihak Tesla ke Pemerintah.

"Pembicaraan berkisar antara processing nikel dan electric vehicle battery. Undangan dari Elon Musk untuk mengajak Pak Jokowi bertemu di Space X Facility di Texas, dan menyinggung sedikit soal Star Link," kata Jodi, Selasa (26/4/2022) lalu.

Selanjutnya pada Mei 2022, Presiden Joko Widodo berkunjung ke AS dan bertemu dengan Elon Musk. Saat itu Jokowi berkeliling melihat fasilitas produksi roket SpaceX.

Jokowi mengatakan, kunjungan ini merupakan tindak lanjut perintahnya kepada Menko Marves untuk berbicara dengan Elon Musk.

SumberKOMPAS.com
KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm