Kapolres Bangka Selatan, AKBP Toni Sarjaka saat menjadi pembina upacara di SMA N 1 Toboali, Senin (25/9/2023). Kegiatan itu merupakan rangkaian program Police Goes to School yang dicanangkan oleh Polres Bangka Selatan.
Kapolres Bangka Selatan, AKBP Toni Sarjaka saat menjadi pembina upacara di SMA N 1 Toboali, Senin (25/9/2023). Kegiatan itu merupakan rangkaian program Police Goes to School yang dicanangkan oleh Polres Bangka Selatan. ( Bangkapos.com/Cepi Marlianto )

Antisipasi Kenakalan Remaja, Polres Bangka Selatan Adakan Police Goes to School

25 September 2023 14:57 WIB

SonoraBangka.id - Para pelajar di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung diajak untuk meningkatkan kedisiplinan.

Hal itu guna mencegah terjadinya tindakan perilaku kenakalan remaja di kalangan pelajar. Maka dari itu, Polres Bangka Selatan gencar melakukan program Goes to School.

Kapolres Bangka SelatanAKBP Toni Sarjaka mengatakan, program polisi ke sekolah itu guna memberikan kegiatan pendidikan di sekolah oleh anggota Polri.

Baik melalui metode sosialisasi, ceramah, seminar, dan metode lainnya. Langkah ini guna mengantisipasi pelajar terjerat kasus perundungan atau bullying serta kenakalan remaja.

“Kami imbau para pelajar untuk menghindari segala bentuk tindak pidana khususnya tindak pidana pencurian, perkelahian hingga bullying,” kata dia di Toboali, Senin (25/9/2023).

Toni mengungkapkan, Police Goes to School secara rutin setiap awal pekan. Kegiatan dilaksanakan saat upacara bendera atau pun waktu jeda kegiatan belajar mengajar.

Langkah itu sebagai upaya memupuk kedekatan dengan masyarakat khususnya para pelajar.

Diharapkan para pelajar di Bangka Selatan dapat menghindari perbuatan negatif atau melanggar hukum.

Sebab, ketika melakukan pelanggaran peraturan perundang-undangan, maka ada konsekuensi hukum yang harus dihadapi. 

Oleh karena itu para pelajar harus bisa menjaga keamanan dan ketertiban bermasyarakat.

“Pentingnya menjaga kedisiplinan pelajar, agar siswa-siswi menaati tata tertib di sekolah dan di rumah. Juga di mana pun berada, ini untuk menghindari kenakalan remaja,” papar Toni.

Guna menghindari kalangan remaja terlibat perkara hukum lanjut dia, pihaknya berupaya memberikan motivasi kepada para pelajar untuk sungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Sehingga nantinya para siswa-siswi dapat bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang lain. Maka dari itu, mereka diwajibkan menjauhi penggunaan narkotika, minum minuman keras (Miras) hingga tertib berlalu lintas.

Karena imbas dari kegiatan itu dapat berdampak kepada diri sendiri maupun orang lain. Oleh sebab itu, Polres Bangka Selatan memberikan penghargaan kepada dua orang pelajar yang berprestasi hingga tingkat provinsi di SMA N 1 Toboali. Dengan begitu setidaknya kedua pelajar itu bisa menjadi contoh bagi rekan-rekannya.

“Hal inilah yang patut dicontoh oleh murid yang lain, jangan pergunakan masa muda kalian untuk hal-hal yang negatif. Jadilah orang baik yang bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain, jika tidak mampu minimal tidak merugikan orang lain,” ungkapnya.

Di era globalisasi saat ini kata Toni, media sosial memegang peranan yang sangat penting dalam kebutuhan bersosialisasi dan komunikasi.

Untuk itu, para pelajar harus bijak menggunakan media sosial. Sehingga tidak merugikan diri sendiri maupun orang lain.

“Jadilah generasi penerus yang dapat dibanggakan oleh orang tua, bangsa dan Negara,” kata Toni.


Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Police Goes to School Jadi Langkah Polres Bangka Selatan Antisipasi Kenakalan Remaja, https://bangka.tribunnews.com/2023/09/25/police-goes-to-school-jadi-langkah-polres-bangka-selatan-antisipasi-kenakalan-remaja.

SumberBangkapos.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm