Kepala Dinas Kesehatan, dr Masagus M. Hakim saat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2023 di Jakarta, Selasa (14/3/2023). Penghargaan itu didapat usai per 1Maret 2023, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah berhasil mendaftarkan 218.159 jiwa penduduk di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Kepala Dinas Kesehatan, dr Masagus M. Hakim saat menerima penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Awards 2023 di Jakarta, Selasa (14/3/2023). Penghargaan itu didapat usai per 1Maret 2023, Pemerintah Kota Pangkalpinang telah berhasil mendaftarkan 218.159 jiwa penduduk di ibukota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menjadi anggota Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ( Ist Hakim)

Daftarkan 218.159 Penduduk Masuk Program JKN, Pemkot Pangkalpinang Raih UHC Awards

15 Maret 2023 17:09 WIB

Caranya dengan menjamin semua orang mempunyai akses kepada layanan kesehatan. Baik secara promotif, preventif, kuratif, dan rehabilitatif yang dibutuhkan, dengan mutu yang memadai sehingga efektif. Di samping menjamin pula bahwa layanan tersebut tidak menimbulkan kesulitan finansial penggunanya.

“Namanya kita sudah masuk UHC. Semua masyarakat Pangkalpinang sudah saya tanggulangi terkait masalah kesehatan,” jelas Molen.

Di sisi lain lanjut dia, pelayanan berobat gratis ini setara dengan kepesertaan BPJS Kesehatan kelas III. Untuk menanggulangi berobat gratis bagi 231.062 masyarakat Pangkalpinang ini sendiri pemerintah kota menggelontorkan dana tak sedikit. Bahkan diakui politisi PDI-P ini anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp11,5 miliar.

Anggaran sebanyak itu diserahkan kepada BPJS Kesehatan untuk menanggulangi masyarakat yang hendak berobat. Dana tersebut diperoleh imbas dari pendapatan asli daerah (PAD) yang meningkat. Satu fokus penggunaan anggaran sendiri untuk program prioritas di bidang kesehatan. Dengan mencapai tahap untuk meng-cover masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan. Terutama yang belum ikut kepesertaan BPJS Kesehatan.

“Semua (Yang memiliki) BPJS Kesehatan gratis berobat, tetapi (Layanan yang diberikan) kelas III. Semua gratis mulai bulan depan. Hampir Rp11,5 miliar untuk membayar BPJS seluruh masyarakat Kota Pangkalpinang,” sebutnya.

Kendati demikian kata Molen, setidaknya masih ada sekitar 15 ribu masyarakat Kota Pangkalpinang yang belum ikut ke dalam pesertaan BPJS Kesehatan. Maka dari itu pihaknya mengimbau kepada masyarakat yang belum terdaftar untuk segera mendaftarkan diri. Caranya cukup membawa Kartu Keluarga (KK) dan KTP ke kantor kelurahan atau kecamatan.

Pihaknya melalui stakeholder terkait kini telah menyosialisasikan hal tersebut kepada masyarakat secara masif. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu lagi ragu untuk meminta pelayanan kesehatan.

Molen menghimbau agar yang belum terdaftar di BPJS Kesehatan segera daftar. Jangan setelah sakit baru mau daftar.

" Sebab, biasanya masyarakat kita setelah sakit baru mau daftar," ucapnya.

 

Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com dengan judul Pemkot Pangkalpinang Raih UHC Awards, Berhasil Daftarkan 218.159 Penduduk Masuk Program JKN, https://bangka.tribunnews.com/2023/03/15/pemkot-pangkalpinang-raih-uhc-awards-berhasil-daftarkan-218159-penduduk-masuk-program-jkn?page=all.

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm