Tim Gabungan dari Sat Reskrim Polres Bangka dan Polsek Belinyu saat mendatangi kawasan Teluk Kelabat dan mengamankan penambang timah ilegal jenis TI Rajuk Rabu (14/4/2021) dinihari.
Tim Gabungan dari Sat Reskrim Polres Bangka dan Polsek Belinyu saat mendatangi kawasan Teluk Kelabat dan mengamankan penambang timah ilegal jenis TI Rajuk Rabu (14/4/2021) dinihari. ( Bangkapos.com/ Deddy Marjaya)

Beraksi Malam Hari, Lima Penambang Ilegal Diamankan Tim Gabungan

15 April 2021 14:46 WIB

SONORABANGKA.ID - Penambang ilegal kembali melakukan aksi kucing-kucingan dengan aparat saat menambang pasir timah di kawasan perairan Teluk Kelabat, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Agar terhindar dari pengawasan petugas, para penambang kerap beraksi di malam hingga dinihari.

Tim gabungan dari Polres Bangka dan Polsek Belinyu pun mendatangi kawasan tersebut dan mengamankannya lima pekerja beserta 1 unit TI rajuk pada Rabu (14/4/2021).

 

"Mengingat keterbatasan peralatan kita hanya mampu mengamankan dan menarik satu unit TI Rajuk berserta lima orang pekerjanya. Sedangkan penambang lain kita peringatkan untuk tidak tidak beroperasi dikawasan Teluk Kelabat dan membongkar peralatannya," tutur Kasatreskrim Polres Bangka, AKP Dedy Setiawan melalui Kanit Tipidter Ipda Dana

Pekan lalu dilakukan penertiban aktivitas penambangan pasir timah ilegal menggunakan TI apung dan TI rajuk di Kawasan Perairan Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Penertiban oleh Tim Gabungan Polda Kepulauan Bangka Belitung, Polres Bangka dan Polsek Belinyu membuat para penambang ilegal ketakutan dan memindahkan peralatan mereka.

Kawasan Teluk Kelabat dan sekitarnya pun sempat bersih dari aktivitas penambang.

Namun berdasarkan informasi dari masyarakat diketahui penambang ilegal beraktivitas dengan sembunyi sembunyi dengan waktu malam hingga dinihari guna menghindari polisi.

Rabu (14/4/2021) dinihari menindaklanjuti informasi dari masyarakat tim gabungan mendatangi kawasan perairan Teluk Kelabat Kecamatan Belinyu Kabupaten Bangka.

Polisi datang diam-diam menggunakan perahu nelayan dari kawasan Pelabuhan Mantung PT Timah.
Ternyata benar puluhan TI rajuk beroperasi dikawasan Teluk Kelabat.

Kedatangan polisi tersebut membuat para pekerja tambang menghentikan aktivitas mereka.

Selanjutnya mengingat kurangnya kemampuan peralatan hanya satu unit alat tambang beserta lima orang pekerja diamankan.

Penambang lain diminta untuk membongkar peralatan mereka dan tidak lagi beraktivitas di Kawasan Teluk Kelabat yang merupakan kawasan tangkap nelayan.

"Nanti akan kita kembali lakukan pengecekan dikawasan Teluk Kelabat kemungkinan mereka masih tetap melakukan penambangan dengan cara kucing kucingan akan kita ambil tindakan tegas," kata Ipda Dana.

Artikel ini telah tayang di bangkapos.com dengan judul TI Rajuk di Teluk Kelabat Beraksi Malam Hari, Tim Gabungan Amankan Satu Ponton dan Lima Penambang

KOMENTAR
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm