Ilustrasi teh(iStockphoto/WiroKlyngz)
Ilustrasi teh(iStockphoto/WiroKlyngz) ( KOMPAS.COM)

Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Untuk Minum Teh Selama Sebulan?

14 Mei 2024 21:42 WIB

SONORABANGKA.ID - Merupakan Menyeruput secangkir teh setiap pagi adalah salah satu aktivitas yang sering  dilakukan oleh masyarakat Indonesia.

Teh digemari karena mengandung kafein yang dapat menstimulan otak untuk meningkatkan energi dan memperbaiki suasana hati.

Tapi, konsumsi teh juga sering sering menimbulkan efek samping pada sebagain orang, terutama pada mereka yang memiliki gangguan pada penyerapan zat besi.

Dikutip dari Kompas.com, Minggu (12/5/2024), teh mengandung senyawa fenolik yang dapat mengganggu penyerapan zat besi, sehingga menghambat pembentukan zat besi kompleks di lapisan usus.

Zat besi merupakan mineral penting yang dapat membantu mengangkat oksigen ke darah untuk kemudian dialirkan ke seluruh tubuh.

Adapun terlalu sedikit zat besi dapat menyebabkan tubuh kekurangan zat besi, yang berakibat pada kelelahan dan penurunan kekebalan tubuh.

Oleh karena itu, terkadang beberapa orang dianjurkan untuk tidak mengonsumsi teh sama sekali.

Lantas, apa yang terjadi pada tubuh jika berhenti minum teh selama sebulan?

Efek berhenti minum teh selama sebulan

Ahli gizi dari Rumah Sakit Dr LH Hiranandani, Powai, Mumbai, Richa Anand mengatakan, tidak meminum teh selama satu bulan dapat memberikan perubahan yang sehat pada tubuh.

Beberapa manfaat yang mungkin bisa didapatkan seperti berkurangnya asupan kafein, meningkatkan kualitas tidur, serta mengurangi rasa cemas, dikutip dari Indian Express.

Selain itu, ketika teh dikonsumsi dalam jumlah besar, teh dapat memiliki efek diuretik ringan, sehingga berhenti minum teh akan membantu memperbaiki masalah dehidrasi.

Manfaat lain yang bisa didapatkan tubuh ketika berhenti minum teh dalam sebulan yakni dapat mengurangi radikal bebas dalam tubuh, sehingga meningkatkan kesehatan sel.

Hal ini dapat membantu mencegah penyakit pencernaan dan beberapa jenis kanker.

Adapun, beberapa ahli memiliki pendapat berbeda terkait berhenti minum teh dalam sebulan.

Bagi beberapa orang, mengonsumsi teh memberikan mereka kenyamanan dan relaksasi, sehingga berhenti meminumnya dapat menyebabkan perubahan psikologis seperti hilangnya kenyamanan dan kepuasan.

Ahli gizi fungsional, CEO, dan pendiri iThrive, Mugdha Pradhan mengatakan, berhenti minum teh dapat menyebabkan seseorang mengalami penarikan kafein.

“Jika Anda seorang peminum teh biasa dan Anda berhenti minum teh, Anda akan mengalami penarikan kafein, tingkat keparahan dan durasinya berbeda-beda pada setiap orang," ujarnya.

Gejala-gejala yang umum terjadi adalah kelelahan, kabut otak, kurang fokus, kantuk, dan sakit kepala.

Namun, ia menambahkan bahwa hal ini biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari hingga tubuh menyesuaikan diri dengan kadar kafein yang berkurang.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa yang Terjadi pada Tubuh Saat Berhenti Minum Teh Selama Sebulan?", Klik untuk baca: https://www.kompas.com/tren/read/2024/05/14/080000965/apa-yang-terjadi-pada-tubuh-saat-berhenti-minum-teh-selama-sebulan-.

SumberKOMPAS.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm