Pedagang cabai di Pasar Induk Pembangunan Kota Pangkalpinang
Pedagang cabai di Pasar Induk Pembangunan Kota Pangkalpinang ( Bangkapos.com/Andini Dwi Hasanah )

UMP Babel Naik Rp Rp141.521, Hampir Seluruh Kelompok Pengeluaran Naik, Harga Cabai Masih Melejit

2 Desember 2023 07:04 WIB

SonoraBangka.id - Inflasi November 2023 inflasi Year on Year (y-on-y) Pangkalpinang sebesar 2,75 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 115,64.

Ya, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung merilis secara resmi terjadinya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi secara y-on-y. 

Perkembangan harga berbagai komoditas pada November 2023 secara umum menunjukkan adanya peningkatan Indeks Harga Konsumen (IHK) atau inflasi secara y-on-y. 

 

"Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi y-on-y pada November 2023 antara lain, beras, rokok kretek filter, angkutan udara, rokok putih, cabai merah, tarif dokter spesialis, daging ayam ras, tarif rumah sakit, bawang putih, dan cabai rawit," sebut Kepala BPS Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Toto Haryanto Silitonga dalam BRS, Jumat (1/12/2023).

Inflasi Year on Year (y-on-y) Pangkalpinang terjadi karena kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya IHK di hampir seluruh kelompok pengeluaran, yaitu, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 5,52 persen, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,19 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,09 persen, kelompok kesehatan sebesar 12,83 persen,  kelompok transportasi sebesar 2,94 persen, dan kelompok lainnya.

Sedangkan secara m-to-m, lanjut Toto, Kota Pangkalpinang mengalami inflasi atau terjadi kenaikan IHK November 2023 terhadap Oktober 2023 sebesar 0,05 persen. Tingkat inflasi y-to-d atau kenaikan IHK November 2023 terhadap Desember 2022 sebesar 1,74 persen.

"Sebaliknya, komoditas yang dominan memberikan andil deflasi y-on-y antara lain, ikan kembung, ikan kerisi, ikan selar, ikan singkur, bawang merah, terasi udang, daging sapi, sabun mandi cair, ikan tenggiri, dan sabun cair atau cuci piring," sebutnya.

Toto menambahkan, inflasi y-on-y tertinggi di Kota Pangkalpinang selama November 2022 hingga November 2023 terjadi pada bulan November 2022 sebesar 6,36 persen, dan terendah pada Juli 2023 sebesar 1,83 persen. 

Sedangkan sepanjang Januari hingga November 2023, inflasi y-on-y di Kota Pangkalpinang tertinggi tercatat di Februari 2023 yang mencapai 4,92 persen. 

Adapun 10 komoditas andil komoditas utama terhadap inflasi November 2023 Kota Pangkalpinang, beras memberikan andil 0,2082, cabai merah 0,1233, bawang merah 0,0693, cabai rawit 0,0515, tahu mentah 0,0511, bayam 0,0310, tempe 0,0305, sawi hijau 0,0264, kangkung 0,0209, dan jeruk memberikan andil 0,0203.

SumberBangkapos.com
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
101.1 fm
103.5 fm
105.9 fm
94.4 fm